
Kinerja dan keselamatan
Kinerja jalan tol Semester I-2026
Rekapitulasi dari 76 ruas operasional, Januari–Juni 2026.
- 76
- ruas operasional
- 982,05 jt
- transaksi
- 87,25
- indeks kepuasan
Angka pokok
| Indikator | Januari–Juni 2026 | |
|---|---|---|
| Transaksi Semester I-2026 | 982,05 jt | Dari 76 ruas operasional |
| Lalu lintas harian rata-rata | 5,42 jt | Kendaraan per hari |
| Indeks Kepuasan Masyarakat | 87,25 | Kategori Baik, naik 0,90 poin |
| Kecelakaan Semester I-2026 | 1.376 | 114 korban meninggal |
Kecelakaan per koridor
| Koridor | Kejadian | Porsi nasional |
|---|---|---|
| Trans Jawa | 912 | 66,27% |
| Jabodetabek | 196 | 14,24% |
| Non Trans | 128 | 9,30% |
| Trans Sumatera | 103 | 7,55% |
| Sulawesi | 29 | 2,10% |
| Kalimantan | 7 | 0,51% |
| Bali | 0 | nihil |
Dua dari tiga kecelakaan terjadi di Trans Jawa — koridor terpanjang sekaligus terpadat. Bali tidak mencatat kejadian sepanjang semester.
Pemicu kecelakaan
- Kelalaian pengemudi
- 81,83%
- Faktor teknis kendaraan
- 17,29%
- Lingkungan dan alam
- 0,87%
Delapan dari sepuluh kejadian berpangkal pada pengemudi, bukan pada kondisi jalan atau cuaca. Dari 1.376 kejadian, 114 di antaranya menimbulkan korban meninggal.
Waktu kejadian
33,30%
26,74%
23,61%
16,49%
00.00–06.0006.00–12.0012.00–18.0018.00–24.00
- 00.00–06.00
- Dini hari hingga pagi buta
- 06.00–12.00
- Pagi hingga siang
- 12.00–18.00
- Siang hingga sore
- 18.00–24.00
- Sore hingga tengah malam
Tanggap darurat
5–8,5 menit
Standar Pelayanan Minimum mewajibkan penanganan dalam 30 menit. Sepertiga kejadian menumpuk pada rentang 00.00–06.00, jam paling rawan kantuk sekaligus jam dengan lalu lintas paling lengang.